Demak – Berlangsung giat Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Demak dengan tema Penyuluhan Pencegah gunaan Narkoba bagi remaja dan generasi muda, bertempat di Pondok Pesantren Joko Tingkir Sayung Kabupaten Demak. yang diikuti santri dan santriwati 50 orang, pada hari Rabu, 29 Juli 2020, Pukul 09.00 s/d selesai.
Inti sambutan Kepala Kantor Kesbangpol Kab. Demak (Agus Herawan, S.IP, MM) “Saya minta kepada para kyai untuk menjaga para santri/santriwati nya untuk tetap selalu memakai protokol covid, terkait bahaya narkoba memang kita sasar di ponpes-ponpes, karena pengedar narkoba bisa dari mana saja terutama yang berpenampilan baik agar tidak mudah dimanfaatkan oleh pengedar narkoba”.
“indonesia hancur salah satunya karena narkoba, generasi muda hancur indonesia juga hancur, adek-adek di didik disini karena harapan orang tua dan bisa bangga jika adek-adek bisa berhasil menimbah ilmu yang baik di pesantren, sekali lagi corona masih menghantui kita, jangan panik tapi tetap waspada, dan jangan lupa jaga jarak, pakai masker, dan jauhi narkoba” Imbuhnya.

Inti Sambutan Kasat Narkoba (Ahmad Nurokhim, S.H., M.H.) “Narkoba itu halal atau haram? yang bisa jawab saya kasih hadiah. Saya ingin memotivasi adek-adek agar setiap tampil kita harus berhasil, orang yang memakai narkoba itu orang yang salah jalan, narkoba itu adalah setan yang menjelma, harapan saya, kalian selalu hindari narkoba dimanapun kapanpun”.
Inti sambutan Kemenag (Nur Aziz, S.Ag,.) “Apa yang dilarang pemerintah itu pasti dilarang oleh agama, narkoba haram di agama menurut pemerintah juga sama. di Demak ini banyak sekali anak-anak yang mencoba narkoba, ini harus kalian ingat agar tidak dilakukan oleh anak muda, jika adek-adek mengkonsumsi narkoba, imunitas adek-adek tidak akan bisa balik 100% lagi.”
“Jangan sampai melanggar aturan agama, jika kalian berani mencoba, maka masadepan kalian tidak akan bagus. Makanya anak-anak Fokuslah mencari ilmu dan ingatlah orangtuamu, agar kalian tetap dijalan yg benar”.
Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman.
