Pada hari Rabu, 10 Februari 2021, mulai pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Demak (melalui Zoom Meeting).
Inti penyampaian H. Suhasbukit (Kepala Bappeda Litbang Kab. Demak) “Permendagri no 26 th 2012, rkpd, perubahan rpjnd. Tujuan acara : arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kab. Demak tahun 2022 pada seluruh pemangku OPD, serta untuk mendapatkan saran dan masukan penyusunan rkpd kab. Demak tahun 2020, penyampaian materi dari Sekda Kab. Demak, PLH Bupati Demak, Ketua DPRD Kab. Demak”.
Inti Penyampaian Dr. Singgib Setyono, M. Kep. (Sekda Kab. Demak) “
Isu-isu strategis di kabupaten Demak tahun 2021. Jumlah penduduk 1.1 Jt jiwa, terbilang cukup padat sehingga penyebaran penyakit akan lebih cepat. Laju pertumbuhan penduduk 1.2%. UMK 2.432rb. Ipm 72.22
58% lahan sawah. Urusan pemerintahan umum”.
Ada 6 isu utama :
1) Isu Kemiskinan, laju penurunan lebih bagus dr jateng. Dikarenakan kurangnya kesempatan kerja, memudahkan investor masuk, karna adanya pembetasan kegiatan masyarakat.
2) Isu Daya saing SDM
Indikator daya saing : Pendidikan, kesehatan, pendapatan. Demak relatif lebih tinggi dibanding prov. Jateng. Pengeluaran perkapita turun akibat covid19.
3) Isu pertumbuhan ekonomi
4) Infrastruktur Berkelanjutan. Indeks kualitas air, udara, tutupan lahan, lingkungan hidup.
5) Reformasi Birokrasi dan Kondusivitas Wilayah. Indeks reformasi birokrasi (A:B) tahun 2p19 = 62,91 B
6) Indikator Kinerja Makro Pembangunan Daerah (Pemendagri 18 tahun 2020).
Harapan kami Semoga lebih baik lagi ditahun 2023-2024. tambahnya.
Inti Penyampaian Drs. Djoko Sutanto (PLH Bupati Demak) “Tema pembangunan tahun 2022 “Peningkatan Kesejahteraan masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemulihan daya saing ekonomi”.
“Prioritas Pembangunan Daerah 2022, memperhatikan prioritas nasional sesuai arahan presiden : Pembangunan SDM, Pembangunan Infrastruktur, Penyederhanaan Regulasi, Penyederhanaan Birokrasi, Transformasi Ekonomi”.
