Pada hari Sabtu, 17 April 2021, mulai pukul 14.15 Wib – 16.19 Wib, bertempat di Aula Kecamatan Demak, telah berlangsung giat Wasbang dengan tema Pemeliharaan Keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama serta penghayatan kepercayaan.
Sambutan Kaban. Kesbangpol Prov. Jateng diwakili Ka. Kesbangpol Kab. Demak “Kegiatan pada hari ini sangat strategis untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama serta penghayat kepercayaan, Kehidupan beragama di Jawa tengah saat ini dalam kondisi hidup damai, Kegiatan ini akan menghasilkan rumusan strategis untuk meningkatkan kerukunan Umat beragama, Perbedaan itu biasa, yang luar biasa perbedaan itu mampu menjadi kekuatan untuk memajukan bangsa”.
Inti penyampaian Hj. Hartini, ST (Anggota komisi D Prov. Jateng) “Dalam masa pandemi covid-19, kita harus selalu menjaga kesehatan dan protokol kesehatan. Kita bersama mengantisipasi hoax tentang vaksin, karena pada era informasi ini, masyarakat sulit membedakan mana informasi yang benar dan hoax. Pemerintah memerlukaan peran serta toga, tomas dan ormas untuk mewujudkan Dinamika nasional, stabilitas nasional – penciptaan keamanan dan stabilitas – mewujudkan kondisi yang aman tertib dan teratur”.
Inti Penyampaian Ida Sa’dah “Saat ini telah memasuki peradaban demokrasi yang modern, dimana partisipasi politik masyarakat sudah bisa disuarakan dan ditampung berbeda dengan jaman pada masa orde baru. Bila sebelumnya pemerintahannya otoriter. kini sudah pada pemerintah yang demokrasi dari rakyat untuk rakyat. Dimana dulu ASN adalah peminpin rakyat sekarang adalah pelayan rakyat. Jika pemerintah tidak bisa mengurus negara maka negara akan diurusi penguasa2 pengambil keputusan”.
Inti Penyampaian Nurul Furqon “Pancasila bersumber dari nilai agama, adat istiadat, kebudayaan dan sosial bangsa, dimana Pancasila adalah pandangan hidup bangsa. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk dan pluralisme. Langkah nyata penguatan diri bangsa dimulai dari mengenal karakter, membangun partisipasi dan kepelporan di kalangan masyarakat, membangun sikap nasionalisme dalam kehidupan sehari hari, dan aktualisasi jati diri bangsa Indonesia. Mari kita songsong era baru, dukung penanggulangan covid, memanfaatkan semua media dengan bijak”.
Inti Penyampaian Ahwan “Defisini dari agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan dan peribadatan kepada Tuhan yang maha Kuasa, dimana kita menganutnya karena berasal dari orang tua. Sementara definisi toleransi adalah menghargai dan menghormati tindakan orang lain, dimana di negara kita ini memiliki suku dan bangsa yg beragam. sejarah bangsa sempat diguncang soal toleransl. adanya radikalisme- dan terorisme sangat mengganggu keamanan dan ketertiban nasional”.

