Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan dukungan agar semua orang menggunakan masker di tempat umum untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona.

WHO juga terus menekankan masker medis diutamakan hanya digunakan oleh  petugas medis, sementara, mereka yang sehat bisa menggunakan masker yang berasal dari kain, atau masker buatan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada. Meski berbeda kapasitas dengan masker medis, masker buatan sendiri tetap bisa menurunkan risiko terjadinya penularan dari satu orang ke orang lainnya. Dengan demikian, stok masker medis tidak akan semakin sulit untuk didapatkan, dan semua pihak tetap bisa mendapatkan perlindungan sesuai dengan kebutuhannya.

Berikut cara penggunaan masker yang tepat berdasarkan WHO:

– Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan masker.
– Tutupi mulut dan hidung dengan masker. Pastikan tak ada celah antara wajah dengan masker.
– Jangan menyentuh masker saat menggunakannya. Jika Anda tak sengaja menyentuh masker, kembali bersihkan tangan dengan mencucinya.
– Ganti masker dengan yang baru setelah lembap. Gunakan masker untuk sekali pakai.
– Saat melepas masker, jangan pernah menyentuh bagian depan. Sentuh lah bagian belakang masker.
– Setelah dilepas, segera buang di tempat sampah.
– Cuci tangan dengan air dan sabun atau hand rub berbasis alkohol.

Ketika sudah menggunakan masker, bukan berarti mereka bisa menyepelekan kewajiban untuk menjaga jarak aman atau physical distancing. Pakem-pakem dalam pelaksanaan pembatasan sosial atau fisik harus tetap ditaati meskipun sudah mengenakan masker. Salah satunya tidak berdiri berdekatan dengan orang lain dan menjaga jarak.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *