Dampak terjadinya aksi bullying bisa menimbulkan risiko serius bagi kesehatan mental korban terutama anak-anak.

“Jangan saling membully. Mari kita hargai setiap perbedaan. Jangan membenci apabila beda pendapat. Mari kita saling mengasihi dan menyayangi sesama teman,” kata Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet saat didaulat menjadi narasumber pendidikan politik dan wawasan kebangsaan yang mengusung tema “Pesantren sebagai Pelopor Anti Kekerasan dan Anti Bullying”, Senin, 17 Juli 2023,

Kegiatan yang difasilitasi Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol) Kabupaten Demak di Pondok Pesantren As Salam Desa Bonangrejo Kecamatan Bonang Demak itu, dibuka oleh Kepala Kesbangpol Demak Ibu Kendarsih Iriani.

Selain Fahrudin Bisri Slamet yang akrab disapa FBS, acara yang diikuti puluhan santri putri dan putra asuhan KH Nasocha tersebut, juga menghadirkan narasumber dan Kusfitria Marstyasih Fasilitas Nasional Program Roots (Anti Bullying/Anti Perundungan) Kemendikbudristek RI.

Dalam kesempatan itu, FBS juga mengajak para santri agar bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan senantiasa berbuat baik dimanapun berada, terutama di lingkungan pondok dan sekitarnya.

sumber : https://mediapurwodadi.pikiran-rakyat.com/jawa-tengah/pr-1866891894/kampanye-anti-bullying-ketua-dprd-demak-ajak-santri-hargai-setiap-perbedaan-dan-jangan-membenci

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *